Langsung ke konten utama

Nano Nano SD2

Waktu terus berlalu, tanpa ku sadari yang ada hanya aku dan kenangan.

Waktu berlalu begitu cepat. Tak terasa, kebersamaan kami sudah satu tahun. Itu berarti satu tahun ajaran yang kami lalui akan berakhir..Entah akan kembali bersama atau tidak di tahun ajaran berikutnya.
Banyak cerita yang unik selama bersama mereka. Ya tentunya dengan anak-anak nan menggemaskan yang menjadi penyemangat ku ketika mengemban amanah. Menjadi pendidik itu tidak mudah. Apalagi di tingkat dasar, yang bener-bener ngebentuk banget dari awal. Seusia mereka (Kelas 2 SD) masih rentan menjadi peniru ulung. Dan tak jarang mereka hanya takut dengan guru nya dibandingkan orang tuanya. Aku dulu juga gitu sih. Haha.

Mengurusi 11 kepala yang macem-macem tingkah lakunya, jadi membuat selalu belajar untuk lebih bersabar walaupun kadang keseringan geregetannya. Ada yang malu-malu kucing (?), over PD, drama queen, ceriwis, emosian, bahkan yang introvert banget. Tapi buat ku, mereka sudah mengisi bagian terpenting dalam hidup. I call my students "my kids" because in our year together they aren't just kids on my class list, they become a part of my heart" .

Membuat mereka nyaman itu mudah, tetapi membuat mereka merasakan kita benar-benar hadir dalam ingatannya. Kalau ditanya, apa yang sudah ku tanamkan pada mereka selama setahun? Mungkin aku akan menjawab -doktrin winidepuh- Wkwk. #kidding. Bagaimana tidak, mereka selalu hafal kesukaan ku, Ketika mereka memiliki barang bergambar winnie the pooh mereka selalu melapor padaku, bahkan ada yang sampai menunjukkan barangnya dibawa ke sekolah. Waaw. Haha. Ah ya, Satu lagi, ada yang membuatkan ku surat dan diberikan gambar winnie the pooh dengan tulisan "do you forgive me miss?" Haha.

Di kejadian lain, ada yang membuat ku tak kan pernah lupa, "SIDANG" . Yap, satu anak yang curhat di lembar ujian, di soal pengalaman selama di SD2, dia menuliskan "aku selalu di sidang sama miss hani" . hahaha. ah nak, kamu ekstrovert sekali mengungkapkannya. Dia anak yang pandai sebenarnya, hanya saja tingkah pecicilannya yang sering membuat ku geleng-geleng kepala.

Kini mereka semakin bertumbuh besar, menjadi anak-anak yang semakin berpikir luas. Jadilah anak yang membanggakan. Walaupun masih sering bertemu di kegiatan bersama, namun keseharian bersama kalian akan sangat Ms. Hani rindukan. Ya, karena yang pertama akan selalu terkenang,😊😊





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siklus Udara (Daur Biogeokimia)

  Karangan Persuasi Siklus Udara Oleh : Muhammad Iqbal SD5, SD Islam PLUS Edu/Prog Siklus udara berawal dari asap pabrik, asap mobil, dan napas yang dikeluarkan oleh makhluk hidup mengandung  CO2 dan diserap oleh tumbuhan melalui klorofil tumbuhan. Lalu tumbuhan mengeluarkan O2 yang nanti akan dihirup oleh manusia, dan manusia mengeluarkan CO2 yang akan diserap lagi oleh tumbuhan. Siklus udara disebut juga daur karbon / daur biogeokimia artinya adalah Biologi (Makhluk Hidup), Geografi (Lingkungan), dan kimia/senyawa (CO2 dan O2 ). Karbon dioksida di bumi sekitar 0,0030 % didapat dari : respirasi napas manusia, pembakaran hutan, asap pabrik dan erupsi gunung, jasad makhluk hidup yang diurai oleh dekomposer menjadi batu kapur, arang, dan minyak bumi yang akan digunakan untuk bahan industri/pabrik. Proses Biogeokimia berawal dari tumbuhan yang akan dimanfaatkan oleh lingkungan lalu kembali lagi diserap tumbuhan dalam bentuk senyawa/zat ( CO2 dan O2 ). Dalam t...

Pesona Kota Seribu Bukit

         Kau tahu Kota Seribu Bukit itu dimana? Baiklah akan ku jelaskan. Kota Seribu Bukit adalah julukan Kota Trenggalek, Jawa Timur. Kalau kau belum pernah kesana, kamu rugi. Apalagi kalau sampai kamu tidak mengetahui dimana kota itu. Sangat rugi. Karena ketika kau berkunjung kesana, kau akan dibuat takjub oleh pesona nya. Dibilang Kota Seribu Bukit karena memang Trenggalek dikelilingi oleh banyak bukit.       Tempat yang paling utama mencuri perhatianku adalah Pantai Prigi. Pantai yang katanya menjadi tempat favorit sejak zaman ibuku remaja. Pantai Prigi terletak di Watulimo. Pantai ini merupakan pelabuhan Nasional dimana tempat penangkapan ikan terbesar di pantai selatan Pulau Jawa. Deburan ombak yang berkali-kali menghantam tak pernah menyurutkan semangatku untuk terus menuju ke (hampir) tengah. Dengan bermodal nekat dan badan yang sering terhempas oleh ombak hingga ke pinggiran pantai.    ...